Wara Warta

menulis berdasarkan pendapat pengalaman dan refrensi

KAMI PUNYA BANYAK DATABASE CARI ATAU BACA ARTIKEL YANG LAINYA

Rabu, 24 Juli 2013

cara nekat jadi pengusaha

bingung memulai usaha dan belum nekat atau tidak berani lihat percakapan tanya jawab mario teguh di bawah ini :
sumber metro tv ;
Pak Mario Teguh,
Salam Super, Saya seorang karyawan saya ingin memulai suatu usaha tetapi saya bingung untuk menentukan jenis usaha apa yang harus jalani dan bagaimana memulainya.
Mohon saran dan bimbingannya.

Mario Teguh menjawab:
Bapak Hepni yang baik dan semangat, terima kasih untuk pertanyaan Anda.
Bapak, merasa bingung itu baik,
Jika kemudian Anda menggunakan kekuatan dari kebingungan Anda, untuk menindak-lanjuti-nya dengan mengamati yang dilakukan oleh orang lain, mencari tahu, bertanya, menyusun rencana, memulai, dan membuka diri terhadap bantuan orang lain.

Pertanyaan Bapak ini, adalah langkah awal yang sangat baik!.

Hal pertama yang sangat penting untuk memulai usaha – atau apapun, adalah MULAI.
Mohon Anda perhatikan, berapa banyak di antara karyawan yang telah seribu kali memutuskan untuk memberanikan diri - untuk mengundurkan diri dan memulai usaha yang mereka yakini itu; tetapi, yang telah seribu kali juga – memutuskan untuk menunda atau menggagalkan rencana mereka sendiri.

Mohon Anda diperhatikan masukan ini: jangan-lah berwiraswasta hanya karena mau mencari uang, karena kalau hanya untuk mencari uang – dengan menjadi pegawai pun bisa. Tetapi, putuskanlah untuk berwiraswasta karena Anda ingin mengenali dan membuktikan potensi keberhasilan bagi diri Anda sendiri.
Carilah hal-hal yang Anda sukai, yang membuat Anda bangun paling pagi, yang membuat Anda bekerja tanpa mengenal lelah, dan yang menjadi pusat dari perhatian dan upaya Anda. Bila yang Anda kerjakan adalah sesuatu yang sangat Anda cintai – maka keberhasilan mudah datang kepada Anda.

Pak Hepni, apapun jenis usaha yang akan Anda pilih, Anda harus berketetapan penuh untuk menjalaninya. Kemudian pastikanlah bahwa jenis usaha tersebut ada pembelinya, jumlah pembeliannya cukup besar untuk memberikan keuntungan yang baik bagi upaya Anda, dan memiliki potensi pertumbuhan penjualan yang baik.

Pastikanlah bahwa bisnis Anda menjual produk atau layanan yang banyak dibeli orang, sesuatu yang diinginkan pasar tapi belum diketahui keberadaannya, atau menyusun ulang ide yang laku atau yang pernah laku - untuk menjadi sesuatu yang tampilannya baru dan yang diminta pasar.

Pastikanlah bahwa bisnis Anda menjual produk atau layanan yang banyak dibeli orang, sesuatu yang diinginkan pasar tapi belum diketahui keberadaannya, atau menyusun ulang ide yang laku atau yang pernah laku - untuk menjadi sesuatu yang tampilannya baru dan yang diminta pasar.

Begitu dulu ya, Bapak Hepni. Semoga sukses mencapai cita-cita yang Anda impikan.

Terima kasih dan Salam Super,
Mario Teguh


Extracted by
Team MTPE

BERIKUT INI ADALAH KISAH PENGUSAHA YANG DULUNYA DIA SEORANG PEMULUNG , JIKA DIA AJA BISA SUKSES DAN NEKAT , MASA KALAH ANDA SAMA PEMULUNG :

JUDUL: Pemulung Menjadi Pengusaha

Keberhasilan yang diraih I Nyoman Londen, pemilik gerai dan waralaba Kafe Edola, tak pernah dibayangkan sebelumnya. Hanya bermodal keberanian, Nyoman nekat menjejakkan kakinya di Jakarta, 23 tahun silam. Berbagai profesi pun ia lakoni untuk sekadar menyambung hidup. Hingga pada tahun 2005, Nyoman memberanikan diri membuka kafe di bilangan Klender, Jakarta Timur.

Sewaktu pertama kali ke Jakarta, Nyoman pernah bekerja sebagai pemulung. Hingga akhirnya, pria berusia 44 tahun ini membuka usaha yang sampai sekarang digelutinya. "Saya memulai usaha ini dengan Rp 20 juta. Dengan modal itu, saya mencoba memberanikan diri membuka usaha ini," ujar Nyoman. Menurut dia, semangatlah yang menjadi modal utama untuk membangun usaha.

Pemberian nama Edola berasal dari plesetan kata "idola". Menu yang disajikan pun beragam, terutama jenis makanan dari luar negeri seperti burger, pizza, spaghetti dan hot dog. Tak hanya itu, Kafe Edola juga menyediakan minuman spesial dengan nama-nama unik. Sebut saja dedari Bali dan kute tergoda. Uniknya, minuman-minuman ini disajikan dengan taburan keju.

Semua menu tersebut dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau. Ini mulai dari Rp 4.500 hingga yang paling mahal Rp 9.000. Dengan merogoh kocek sebesar Rp 4.500, wisatawan kuliner sudah bisa menikmati kelezatan Edola burger yang tentunya berbeda burger lainnya. Adapun Kafe Edola buka dari pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Tedy, seorang di antara pelanggan Kafe Edola, mengakui harga makanan dan minuman di kafe tersebut relatif terjangkau. "Kita bisa bisa menikmati burger yang sebenarnya mutunya lebih bagus dan kalau di tempat lain mungkin harganya lebih mahal," ucap Tedy. Ia sekeluarga selalu menyempatkan diri untuk singgah di kafe tersebut, setiap Sabtu dan malam Minggu.

Selain membuka Kafe Edola, Nyoman ternyata juga menulis buku yang kini sudah mencapai buku keempat. Semua buku itu mendapat respons cukup baik dari masyarakat. Bahkan berkat buku-buku itu, Nyoman kerap diundang untuk memberikan seminar tentang kiat-kiat usaha.

Nyoman menginginkan agar masyarakat mendapatkan banyak informasi mengenai kiat membangun usaha. "Sekarang Edola burger udah siap memberikan peluang usaha kepada seluruh masyarakat," ungkap pria kelahiran Batur, Bali ini. Dia mengatakan bahwa dengan modal Rp 3 juta, masyarakat sudah bisa memiliki usaha sendiri.

Ayah tiga anak ini berharap, keberhasilan yang dicapainya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ini asalkan individu tersebut tetap bersemangat serta gigih dalam berusaha. Lebih jauh lagi, Nyoman ingin agar keberadaan Kafe Edola bisa lebih berkembang dan dikenal dari Sabang sampai Merauke. Ini mengingat banyaknya pelanggan dari berbagai provinsi yang menaruh minat untuk membuka waralaba.


POS INI DIPUBLIKASIKAN OLEH +Rinal Purba 
PLEASE SUBSCRIBE GAN CHANNEL KAMI.!!!

1 komentar:

selltiket.com menyediakan tiket pesawat, tiket kereta api dan voucher hotel dengan harga paling terjangkau
dan jangan lupa di http://selltiket.com

mau berbisnis dengan keuntungan tiket full langsung aja di http://selltiket.com

thanks if u comments

Back To Top